Stress Kerja Yang Dialami Karyawan Perempuan Diduga Terkait Beban Kerja Serta Tanggung Jawab Keluarga

Makasar, Liputanpost.com – Issu persaingan global saat ini sangat ketat terutama dengan ketidak pastian ekonomi global yang mempengaruhi kebijakan suatu negara. Indonesia sebagai negara yang sedang berkembang berpeluang untuk meningkatkan daya saing dan memperkuat sumber daya manusia untuk memenangkan persaingan global.
PT. Haji Kalla sebagai salah satu perusahaan berskala nasional yang berkedudukan di kota makasar terus bergerak mengembangkan usahanya di berbagai sektor untuk mendukung percepatan pembangunan ekonomi.Untuk mewujudkan langkah ini, pihak petusahaan terus meningkatkan kinerja melalui motivasi kerja karyawan dalam memainkan peran ganda dengan meminimalisasi terjadinya stres kerja sesuai dengan penegakan disiplin dan komitmen kerja.
Hal ini di ungkapkan Promovenda Herlina dalam Disertasinya tentang Pengaruh Peran Ganda, stres kerja, disiplin dan komitmen kerja melalui motivasi kerja terhadap kinerja karyawan perempuan pada PT. Haji Kalla di kota makasar, saat mengikuti Gelar uji kompetensi untuk meraih Gelar Doktor Ilmu Managemen pada program pascasarjana PPs umi makasar di kampus PPs umi urip sumoharjo makasar Kamis 20 Agustus 2026.
Gelar Uji Kompetensi dipimpin Asdir II Program Pasca sarjana UMI,Prof Dr.Mahfud Nurnajamuddin SE.,M.Si mewakili Direktur Program Pascasarjana UMI, dengan Penyanggah Prof Dr.H.Ahmad Gani.SE.,M.Si., Prof Dr.H.Syahrir Mallongi.SE.,M.Si., Dr.Juliyanty Sidik Tjan SE.,MSA.,Ak,.CA. Penguji Eksternal Prof Dr. Ahyar Yuniawan SE.,M.Si dari FEB Universitas Brawijaya Surabaya serta Penguji Lintas Disiplin Ilmu Dr. Ahmad Fadhil ST.MT.IPM., Asean CPA., dan Promovenda Herlina dalam menyelesaikan Disertasinya dibimbing Prof Dr.Hj.Ramlawati SE.MM., bersama Prof Dr Hj.Aryati Arfah SE.,M.Si dan Prof Dr.Imaduddin ST.,MM.
Menurut Promovenda Herlina Jumlah karyawan di perusahaan ini tercatat 2.150 orang dari 6 sektor usaha 752 orang diantaranya karyawan perempuan Dari komposisi ini, menunjukkan karyawan perempuan memiliki peran yang cukup signifikan dalam operasional perusahaan.
Keberadaan karyawan perempuan menjadikan kelompok ini untuk dikaji hususnya dalam kaitan peran ganda dan dampaknya terhadap kinerja kerja.
Menurut Herlina, yang berhasil meraih Nilai Pujian dalam Gelar Uji kompetensi ini, dijelaskan, survei kinerja karyawan perempuan di perusahaan ini terlihat kecenderungan penurunan rata- rata pada hampir semua variabel penelitian beberapa tahun terahir.
Peran ganda mengalami penurunan dari skor 82 tahun 2021 menjadi 75 pada tahun 2025.Dalam konteks pengukuran yang digunakan Jelas Herlina, mengindikasikan adanya peningkatan permasalahan stress kerja yang dialami karyawan perempuan, dimana di duga terkait beban kerja serta tanggung jawab keluarga, dan bilamana stres kerja tidak dikelola dengan baik, kondisi tersebut dapat mempengaruhi keadaan psikologis, motivasi dan kemampuan karyawan dalam mencapai target kerja.Karena itu Ungkap Herlina
Perusahaan perlu memperkuat budaya disiplin kerja melalui pengawasan yang konsisten, pemberian penghargaan serta pembentukan kerja yang positif. (Jahja)



Leave a Reply