Kepala SPPG Karangpawitan : Hal Jatah MBG Siswa Yang PKL Sudah Dilaporkan, Tapi Melihat Bukti Pelaporan Harus Ada Ijin BGN

Redaksi
28 Apr 2026 14:15
3 menit membaca

Pangandaran, Liputanpost.com – Perihal jatah Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa – siswi SMKN 1 Padaherang, yang melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) kisaran selama 4 bulan, sempat jadi sorotan publik, khususnya dari pihak orang tua murid, menurut keterangan dari para orang tua siswa bahwa anaknya yang selama 4 bulan melaksanakan kegiatan PKL itu tidak menerima jatah dari program MBG.

Mendapati informasi dari pihak orang tua siswa tersebut, beberapa awak media melanjutkan telusur ke pihak SMKN 1 Padaherang yang di terima oleh Wakasek Kehumasan, Kasubag TU serta salah seorang yang bertugas sebagai PIC terkait MBG, pada Jum’at (17 April 2026).

“Memang betul kemarin itu tepatnya pada 10 November 2025 sampai dengan 30 Februari 2026, siswa/siswi dari SMKN 1 Padaherang yaitu dari kls 12 dari (7 jurusan/kopetensi) melaksanakan kegiatan PKL ke Luar Jawa, adapun jumlah siswa/siswi yang ikut PKL sebanyak 583 orang ” Ulas Wakasek Kehumasan SMKN 1 Padaherang.

“Yang saya tahu hal jatah MBG untuk siswa / siswi yang ikut PKL itu, ya satu minggu sebelum siswa/siswi itu berangkat PKL, jatah MBG nya itu ada dan di terima oleh siswa/siswi tersebut ” Jelasnya.

Adapun keterangan lainnya di jelaskan oleh tenaga PIC di SMKN 1 Padaherang, Dahman yang menyatakan ” yang jadi PIC di sini ada 3 orang, saat omprengan MBG itu datang, maka kami yang 3 orang ini yang mulai mencicipi makanan, menghitung jumlah keseluruhan ompreng MBG yang di terima hingga menandatangani surat jalan petugas pengirim (driver) MBG tersebut.

“Untuk jumlah keseluruhan penerima MBG di SMKN 1 Padaherang saat ini sebanyak 1967 ompreng, itu mulai dari siswa/siswi, tenaga pendidik/guru, TU dan securiti,” jelasnya

Saat ditanyakan adakah yang berupa surat atau berita acara dari dapur SPPG Karangpawitan ke pihak PIC perihal 583 siswa/siswi SMKN 1 Padaherang yang ikut PKL itu tidak di berikan jatah MBG nya selama siswa/siswi tersebut PKL, Dahman menyatakan yang saya tanda tangani itu cuma surat jalan petugas pengiriman MBG, kalau yang berupa surat atau berita acara itu tidak ada” tegasnya.

Minggu, 26 April 2026, bertempat di salah satu dapur SPPG di wilayah desa Karangsari dari pihak Kepala SPPG Karangpawitan, Fiki Kurniawan didampingi Korwil SPPG se-kabupaten pangandaran, Gungun menyampaikan klarifikasi ke rekan – rekan media yang tergabung di Aliansi Wartawan Pasundan (AWP) DPD kabupaten Pangandaranz terkait jatah MBG untuk 583 siswa/siswi SMKN 1 Padaherang yang ikut PKL selama kurang lebih 4 bulan, yaitu dari mulai 10 November 2025 sampai 30 Februari 2026.

Fiki Kurniawan selaku kepala SPPG Karangpawitan juga sebagai Korcam SPPG se-kecamatan Padaherang menyampaikan klarifikasi bahwa apa yang diterangkan oleh pihak sekolah (Wakasek Kehumasan dan PIC) itu benar adanya.

“Perihal jatah MBG untuk 583 siswa/siswi SMKN 1 Padaherang yang ikut PKL itu, memang pengiriman dari dapur SPPG Karangpawitan itu hanya selama satu minggu, karena besoknya kan siswa/siswi tersebut berangkat, dan itu langsung kami laporkan ke BGN, jadi kalau hal keuangan itu sesuai dengan penerima manfaat di SMK, yang real sesuai dengan surat jalan itu, jadi pengeluaran uang itu sesuai dengan virtual akun, dan saat siswa/siswi yang PKL itu sudah kembali ya langsung terkaper lagi jatah MBG nya,”jelasnya .

Namun saat rekan – rekan media menanyakan seperti apa sih bukti fisik hal surat pelaporan dari dapur SPPG Karangpawitan yang di kirimkan ke pihak BGN itu, dengan sekilas Kepala SPPG Karangpawitan mengatakan bahwa untuk dapat melihat bukti fisik surat pelaporan terkait 583 siswa/siswi SMKN 1 Padaherang yang ikut PKL itu harus ada ijin dulu dari pihak BGN,” pungkasnya. (Ramdani)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *