Paser-kaltim, Liputanpost.com – Guna mengantisipasi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta dampak kekeringan akibat puncak musim kemarau, PT Agro Inti Kencanamas berkolaborasi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Batu Engau menggelar dialog interaktif “Jumat Curhat” bersama warga Desa Riwang, Kabupaten Paser.

​Kegiatan yang berlangsung akrab ini dihadiri oleh Camat Batu Engau Agah Yudhistira, Kapolsek Batu Engau AKP Wahyudi bersama Kanit, Manager Humas dan Legal PT Agro Inti Kencanamas Erwin Simanjuntak, Asisten Humas perusahaan, Kepala Desa Riwang, serta perwakilan masyarakat setempat.

​Dalam dialog tersebut, Camat Batu Engau Agah Yudhistira menegaskan pentingnya sinergi antara korporasi, pemerintah, dan masyarakat. Menurut perkiraan, puncak musim kemarau masih akan berlangsung hingga November mendatang. Dampak Karhutla pun mulai dirasakan langsung oleh masyarakat.

​”Antisipasi Karhutla ini tidak dapat terlaksana tanpa adanya kolaborasi yang kuat. Akibat Karhutla sudah berdampak pada kesehatan masyarakat, ditandai dengan meningkatnya jumlah penderita asma di Puskesmas,” ujar Agah.

Senada dengan hal tersebut, Kapolsek Batu Engau Wahyudi memberikan himbauan tegas agar masyarakat tidak lagi membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Ia juga memaparkan aturan pemerintah serta konsekuensi penegakan hukum bagi pelaku pembakaran lahan. Menurut data pihak kepolisian, saat ini telah terdeteksi lebih dari 10 titik panas (hotspot) di wilayah Kecamatan Batu Engau.

​Sementara itu, Manager Humas PT Agro Inti Kencanamas, Erwin Simanjuntak, menyoroti keberadaan lahan masyarakat yang berbatasan langsung dengan kawasan Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan. Erwin mengimbau agar proses pembersihan lahan dilakukan tanpa pembakaran.

​”Kami menyarankan agar kayu-kayu hasil tumbangan ditumpuk terlebih dahulu, sehingga saat musim penghujan tiba, lahan tersebut sudah siap untuk ditanami secara aman tanpa risiko kebakaran,” ungkap Erwin.

​Masyarakat Desa Riwang menyambut kegiatan “Jumat Curhat” ini dengan antusias. Berbagai pertanyaan, ide, serta saran disampaikan secara terbuka hingga menghasilkan komitmen bersama untuk menjaga wilayah Desa Riwang dari ancaman Karhutla.

​Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Kapolsek dan Camat Batu Engau melakukan peninjauan langsung ke Gudang Damkar PT Agro Inti Kencanamas. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan sarana dan prasarana (sarpras) pemadam kebakaran milik perusahaan dalam menanggulangi Karhutla sesuai dengan standar dan peraturan pemerintah yang berlaku. ( JS )

Sumber : Humas PT. Agro Inti Kencanamas