Tumbuhkan Harapan Baru, H. Asmadi Sebut MPLS Sekolah Rakyat Singkawang Jadi Titik Awal Raih Cita-Cita

Singkawang, LiputanPost.com — Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 2 Singkawang resmi digelar. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi para peserta didik untuk mengenal lingkungan sekolah sekaligus membangun semangat baru dalam menempuh pendidikan.
Pelaksanaan MPLS diikuti oleh para siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Singkawang bersama tenaga pendidik dan pihak terkait. Berbagai kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, pembentukan karakter, kedisiplinan, serta penguatan motivasi belajar menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.
Kegiatan dihadiri unsur pemerintah daerah, jajaran terkait, tenaga pendidik, serta para peserta didik Sekolah Rakyat.
Dalam kesempatan tersebut, sambutan Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, S.E., M.H. disampaikan oleh H. Asmadi, S.Pd., M.Si., selaku perwakilan Pemerintah Kota Singkawang.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, dengan pendekatan pendidikan terintegrasi dan diberikan secara gratis kepada anak-anak dari keluarga prasejahtera.
“Sekolah Rakyat ditujukan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera untuk mendapatkan hak pendidikan yang layak guna memutus rantai kemiskinan lintas generasi sedini mungkin,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.
Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat bukan sekadar menyediakan pendidikan, tetapi merupakan investasi jangka panjang yang diharapkan mampu melahirkan perubahan mendasar dan berkelanjutan bagi generasi penerus bangsa.
Para peserta didik juga mendapatkan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari ruang belajar, seragam, laptop, tempat ibadah, sarana olahraga, asrama hingga kebutuhan makan dan kebutuhan harian yang disediakan secara gratis.
Dorong Anak Berani Bermimpi
Setiap anak, menurutnya, memiliki hak yang sama untuk belajar, bermimpi dan meraih masa depan. Para siswa didorong untuk belajar dengan sungguh-sungguh, bekerja keras, disiplin dan tidak mudah menyerah. Mereka juga diberikan motivasi agar berani mengejar cita-cita, baik ingin menjadi dokter, guru, polisi, TNI, pengusaha, ilmuwan, pemimpin maupun profesi lainnya.
“Tidak ada cita-cita yang terlalu tinggi selama kita mau berusaha untuk mencapainya,” pesan Wali Kota dalam sambutannya.
Selain pendidikan akademik, Sekolah Rakyat juga diharapkan mampu membentuk karakter peserta didik melalui nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, sikap saling menghormati, kerja sama dan kepedulian terhadap sesama.
Guru Diminta Kenali Potensi Setiap Anak
Setiap anak dinilai memiliki kelebihan masing-masing, baik dalam bidang seni, olahraga, teknologi, kepemimpinan maupun keterampilan lainnya.
Didiklah mereka dengan ilmu, tetapi juga dengan hati. Berikan keteladanan, karena anak-anak belajar bukan hanya dari apa yang kita katakan, tetapi dari apa yang mereka lihat dan rasakan,” demikian pesan yang disampaikan.
Pesan ini juga disampaikan secara khusus kepada untuk para guru agar tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi mampu melihat potensi yang dimiliki setiap peserta didik.
Pemkot Singkawang Dukung Penuh Sekolah Rakyat
Pemerintah Kota Singkawang sejak awal perencanaan menyatakan dukungan terhadap keberadaan Sekolah Rakyat
Terintegrasi 2. Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah penyediaan lahan untuk pembangunan sekolah.
Dalam kegiatan tersebut turut terlihat kehadiran dua lurah yang dikenal energik, yakni Lurah Pangmilang dan Lurah Sagatani. Kehadiran keduanya menjadi bagian dari dukungan unsur pemerintahan wilayah terhadap keberadaan dan pengembangan Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Singkawang.
Tinjau Fasilitas Sekolah dan Asrama
Usai rangkaian kegiatan, para tamu undangan bersama pihak terkait kemudian berkeliling meninjau sejumlah fasilitas yang tersedia di lingkungan Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Singkawang.
Peninjauan meliputi ruang belajar, fasilitas pendukung pendidikan, lingkungan sekolah, serta asrama tempat para siswa tinggal. Para tamu juga melihat secara langsung berbagai sarana yang dipersiapkan untuk menunjang proses pendidikan dan kehidupan sehari-hari peserta didik.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memastikan bahwa fasilitas yang disediakan dapat memberikan lingkungan belajar yang nyaman, aman dan mendukung perkembangan para siswa.
Pesan H. Asmadi: “SR Adalah Jembatan untuk Meraih Mimpi”
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, H. Asmadi, S.Pd., M.Si., turut memberikan pesan dan testimoni yang kemudian dituangkan langsung pada sebuah bingkai bertuliskan:
“SR adalah JEMBATAN untuk siswa meraih mimpi-mimpinya.”
Sekolah Rakyat adalah jembatan untuk meraih mimpi. Anak-anak harus diberikan kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ujar H. Asmadi.
Ia berharap seluruh peserta didik dapat mengikuti proses pendidikan dengan sungguh-sungguh serta memanfaatkan kesempatan yang diberikan melalui program Sekolah Rakyat.
H. Asmadi juga mengingatkan pentingnya dukungan dari semua pihak, mulai dari pemerintah, tenaga pendidik, orang tua maupun masyarakat, agar proses pendidikan di Sekolah Rakyat dapat berjalan secara optimal.
“Yang paling penting adalah bagaimana anak-anak ini merasa nyaman belajar, memiliki semangat, dan mampu mengembangkan potensi yang mereka miliki,” tambahnya.
Pesan tersebut menjadi simbol harapan agar keberadaan Sekolah Rakyat tidak hanya dipandang sebagai tempat menuntut ilmu, tetapi menjadi jembatan bagi anak-anak untuk keluar dari keterbatasan, mengembangkan potensi dan meraih cita-cita mereka di masa depan.
Kegiatan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Singkawang pun ditutup dengan suasana penuh semangat dan optimisme. Pemerintah, tenaga pendidik dan seluruh pihak yang terlibat diharapkan dapat terus bersinergi dalam memberikan pendidikan terbaik bagi para siswa.
Dengan semangat kebersamaan, Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Singkawang diharapkan mampu menjadi ruang pendidikan yang memberikan pengalaman belajar sekaligus membentuk generasi yang mandiri, berkarakter, dan memiliki cita-cita besar. ( JS )



Leave a Reply