Makasar, LiputanPost.com – Ikatan Bidan Indonesia IBI Ranting Universitas Megarezky UNIMERZ Makasar kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kebidanan melalui penyelenggaraan webinar nasional bertajuk “Transformasi Kompetensi Bidan Menuju Pelayanan Kebidanan Profesional, Adaptif, dan Berkualitas.” Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 13 Agustus 2026 merupakan program kerja IBI Ranting Universitas Megarezky dalam bidang pengembangan profesi untuk mendukung peningkatan kompetensi bidan secara berkelanjutan.

Webinar diikuti bidan, dosen, dan mahasiswa kebidanan dari berbagai institusi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan.sekaligus menjadi wadah berbagi ilmu, memperluas wawasan, serta memperkuat kolaborasi antara organisasi profesi, perguruan tinggi, dan praktisi kesehatan dalam mewujudkan pelayanan kebidanan yang semakin profesional dan berkualitas.

Ketua IBI Ranting Universitas Megarezky, Bd. Rosdianah, S.ST., M.Keb, dalam sambutannya menyampaikan bahwa transformasi pelayanan kesehatan menuntut setiap bidan untuk senantiasa meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebijakan kesehatan.

Menurutnya, webinar ini merupakan implementasi nyata dari program kerja IBI Ranting Universitas Megarezky yang bertujuan memfasilitasi pembelajaran berkelanjutan (continuing professional development) bagi bidan sehingga mampu memberikan pelayanan yang aman, bermutu, dan berpusat pada kebutuhan perempuan, bayi, dan keluarga.

Wakil Rektor I Universitas Megarezky, Dr. Jangga, S.Si., M.Kes. Dalam sambutannya, mengapresiasi inisiatif IBI Ranting Universitas Megarezky dalam menyelenggarakan forum ilmiah yang relevan dengan tantangan pelayanan kesehatan saat ini.

Beliau menegaskan bahwa kolaborasi antara organisasi profesi dan perguruan tinggi merupakan langkah strategis dalam mencetak tenaga kesehatan yang unggul, berintegritas, serta memiliki kompetensi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung transformasi sistem kesehatan nasional.

Webinar menghadirkan dua narasumber yang memiliki kompetensi dan pengalaman luas di bidang kesehatan ibu dan anak. Dr. dr. Ema Alasiry, Sp.A(K) membawakan materi berjudul “Bidan Berkompetensi Mengawal Bayi Baru Lahir Menjemput Masa Depan Cemerlang.” Dalam pemaparannya,

menekankan bidan memiliki peran yang sangat strategis dalam memastikan kesehatan dan keselamatan bayi sejak lahir melalui pelayanan neonatal yang komprehensif, deteksi dini faktor risiko, penerapan pelayanan berbasis bukti (evidence-based practice), serta kolaborasi yang efektif dengan tenaga kesehatan lainnya.

Menurut beliau, kompetensi bidan yang terus diperbarui akan memberikan kontribusi besar dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian neonatal serta mendukung terwujudnya generasi Indonesia yang sehat, berkualitas, dan memiliki masa depan yang cemerlang.

Narasumber kedua, Dr. Mardiana Ahmad, S.SiT., M.Keb menyampaikan materi bertajuk “Transformasi Kompetensi Bidan untuk Layanan Maternitas Profesional. Dalam paparannya, dijelaskan transformasi kompetensi bidan merupakan kebutuhan yang tidak dapat dihindari di tengah perubahan sistem pelayanan kesehatan dan perkembangan teknologi.

Bidan dituntut untuk memperkuat kompetensi klinis, kemampuan berpikir kritis, penguasaan teknologi digital, penerapan praktik kebidanan berbasis bukti, serta meningkatkan komunikasi dan kolaborasi interprofesional. Melalui penguatan kompetensi tersebut, bidan diharapkan mampu memberikan layanan maternitas yang profesional, adaptif, berkualitas, aman, dan berpusat pada perempuan serta keluarganya.

Suasana webinar berlangsung dinamis dan interaktif. Para peserta aktif mengikuti sesi diskusi dengan mengajukan berbagai pertanyaan terkait implementasi pelayanan maternitas profesional, peningkatan kompetensi bidan, pelayanan neonatal, hingga tantangan praktik kebidanan di era transformasi kesehatan. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kebutuhan terhadap kegiatan ilmiah yang mendukung pengembangan kompetensi profesi secara berkelanjutan.

Melalui penyelenggaraan webinar ini, IBI Ranting Universitas Megarezky menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program pengembangan profesi yang berkualitas sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas bidan Indonesia.

Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh peserta serta memperkuat peran bidan sebagai tenaga kesehatan profesional yang adaptif, kompeten, dan berkualitas dalam memberikan pelayanan kebidanan yang optimal demi terwujudnya kesehatan ibu dan anak yang lebih baik.

“Transformasi kompetensi bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman, tetapi merupakan komitmen bersama untuk menghadirkan pelayanan kebidanan yang profesional, adaptif, berkualitas, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia. (Jahja)