Polda Papua Gelar Anev Hari ke-7 Operasi Ketupat Cartenz 2026, Tekankan Optimalisasi Pelayanan dan Antisipasi Kerawanan

Liputanpost
19 Mar 2026 20:35
Polda 0 5
2 menit membaca

Papua – Kepolisian Daerah (Polda) Papua menggelar Analisa dan Evaluasi (Anev) ke-6 hari ke-7 pelaksanaan Operasi Ketupat Cartenz 2026 secara daring dan luring bertempat di Aula Cenderawasih Mako Polda Papua, Kota Jayapura Kamis (19/3/2026).

Anev tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., dan diikuti para pejabat utama Polda Papua serta seluruh jajaran Polda Papua.

Dalam arahannya, Kapolda Papua menekankan pentingnya optimalisasi publikasi seluruh rangkaian kegiatan operasi melalui media sosial sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kinerja.

“Seluruh kegiatan, baik di pos pelayanan maupun pos pengamanan, harus didokumentasikan dan dipublikasikan secara aktif agar dapat dimonitor oleh pimpinan,” ucap Kapolda.

Selain itu, Kapolda menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektoral guna memastikan kesiapan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di sektor kesehatan dan penanggulangan kebakaran selama masa libur Hari Raya Idulfitri.

Ia meminta jajaran memastikan kesiapan rumah sakit, tenaga medis, serta sarana dan prasarana pemadam kebakaran dalam kondisi siap siaga.

Kapolda juga menyoroti kesiapsiagaan tim SAR, terutama di wilayah pesisir, mengingat potensi peningkatan aktivitas masyarakat di lokasi wisata pantai saat libur hari raya.

Di sektor ekonomi, jajaran diminta aktif memantau stabilitas harga bahan pokok di pasar tradisional guna mencegah potensi gejolak sosial akibat kenaikan harga.

“Koordinasi dengan instansi terkait harus dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga sembako tetap terjaga,” katanya.

Lebih lanjut, Kapolda Papua mengingatkan seluruh jajaran untuk meningkatkan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk kemungkinan adanya pihak-pihak yang memanfaatkan momentum hari raya untuk memicu konflik sosial.

Ia menekankan pentingnya pengawasan terhadap pendatang baru yang mencurigakan serta pemberdayaan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas.

Menutup arahannya, Kapolda Papua menegaskan bahwa Operasi Ketupat Cartenz 2026 merupakan operasi kemanusiaan yang harus dilaksanakan secara profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama perayaan Idulfitri.

Melalui kegiatan Anev ini, diharapkan seluruh jajaran Polda Papua dapat meningkatkan kinerja serta memperkuat sinergi dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.(rd)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *