Sarmi – TNI-Polri bersama unsur lintas sektoral Kabupaten Sarmi memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana yang digelar di Lapangan Merdeka Sarmi, Jumat (28/8/2026).

Apel dipimpin oleh Dandim 1712/Sarmi Letkol Inf. Patria Setia Bakti, S.Sos. dan dihadiri Danyonif TP 809/NTM Letkol Inf. Jeffry Satriansyah, S.Hub.Int., Wakapolres Sarmi Kompol Aser Borom, Plt. BNPB Sarmi Hartono Hasan, Kepala Basarnas Sarmi Sangat Sinaga, Kepala Distrik Sarmi Kota Hendrina Lusi J. Marisan, S.IP., serta para perwira Polres Sarmi.

Kegiatan tersebut diikuti personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, Damkar, Basarnas dan BNPB, dengan turut disiagakan berbagai kendaraan dan material penanggulangan bencana. Kesiapan tersebut menjadi bagian dari langkah antisipasi untuk memastikan seluruh unsur dapat bergerak cepat apabila terjadi Karhutla maupun bencana alam lainnya di wilayah Kabupaten Sarmi.

Dalam arahannya, Dandim 1712/Sarmi Letkol Inf. Patria Setia Bakti, S.Sos. menyampaikan bahwa kondisi cuaca dan fenomena El Nino perlu menjadi perhatian karena dapat menyebabkan penurunan curah hujan dan kekeringan yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya Karhutla.

Selain faktor alam, Dandim juga mengingatkan bahwa Karhutla dapat dipicu oleh aktivitas manusia, terutama pembukaan lahan dengan cara membakar. Untuk itu, diperlukan kesiapsiagaan serta kepedulian bersama guna mencegah kebakaran dan meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat maupun lingkungan.

Dandim menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi lintas sektor, mengingat penanggulangan bencana tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja. TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, Basarnas, Damkar, Satpol PP serta seluruh stakeholder harus memiliki koordinasi yang kuat agar dapat memberikan respons cepat ketika bencana terjadi.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Kita harus berkolaborasi dan bersinergi. Sewaktu-waktu bencana itu terjadi dan dibutuhkan, kita harus siap,” tegas Dandim 1712/Sarmi.

Usai apel, Dandim 1712/Sarmi bersama unsur lintas sektoral melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan personel, kendaraan dan material penanggulangan bencana. Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan seluruh sarana dan personel siap digerakkan sewaktu-waktu dalam menghadapi Karhutla maupun potensi bencana lainnya, seperti banjir dan gempa bumi.

Apel kesiapsiagaan tersebut menjadi langkah bersama TNI-Polri dan lintas sektoral Kabupaten Sarmi untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kesiapan serta membangun respons terpadu dalam menghadapi potensi bencana, dengan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama. (RA)